Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Pasaman Fasilitasi Penempatan CPMI ke Jepang

×

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Pasaman Fasilitasi Penempatan CPMI ke Jepang

Bagikan berita
Bupati Pasaman Welly Suhery melepas 61 Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan mengikuti seleksi dan penempatan kerja ke Jepang. (Foto: Ist)
Bupati Pasaman Welly Suhery melepas 61 Calon Pekerja Migran Indonesia yang akan mengikuti seleksi dan penempatan kerja ke Jepang. (Foto: Ist)

Pasaman, - Pemerintah Kabupaten Pasaman terus menggenjot realisasi Program Unggulan dan menunjukkan komitmennya dalam memperluas kesempatan kerja. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melepas 61 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan mengikuti proses seleksi dan penempatan kerja ke Jepang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menyediakan lapangan kerja yang produktif, guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pelepasan ini juga merupakan jawaban atas tantangan ketenagakerjaan yang masih dihadapi daerah, termasuk upaya menekan angka pengangguran terbuka.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan bahwa pihaknya terus berusaha mencari berbagai solusi untuk memperluas peluang kerja. Selain mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menarik investasi daerah, Pemkab Pasaman juga menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan dan perusahaan penyalur tenaga kerja.

Berbagai program telah dilaksanakan, salah satunya bursa kerja atau job fair di Gelanggang Olahraga Tuanku Rao yang menghadirkan 21 perusahaan dan diikuti oleh 1.581 pencari kerja. Kegiatan ini bertujuan mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha dan industri.

“Pelepasan CPMI ini merupakan salah satu ikhtiar pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus memberikan akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat Pasaman,” ujar Bupati Welly.

Proses penempatan kerja ke luar negeri ini difasilitasi melalui sejumlah lembaga resmi. Sebanyak 10 orang diberangkatkan melalui LPK AIFA Sumatera Barat untuk mengikuti penempatan kerja, 30 orang melalui LPK HOSHI HIKARI akan mengikuti seleksi program magang IM Japan, dan 21 orang difasilitasi PT BREXA serta telah lulus mengikuti tahap pelatihan.

Bupati Welly berharap kesempatan ini dapat meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus menambah pengalaman dan keahlian baru bagi para pekerja. “Kita ingin putra-putri Pasaman tidak hanya memiliki keterampilan untuk bekerja di dalam negeri, tetapi juga mendapatkan pengalaman dan kemampuan yang diakui secara internasional,” tambahnya.

Ia juga meminta instansi terkait di lingkungan pemkab untuk terus memperkuat pendampingan dan fasilitasi agar proses keberangkatan berjalan sesuai prosedur hukum dan terjamin keamanannya.

Kepada para calon pekerja, Bupati Welly berpesan agar senantiasa menjaga nama baik daerah dan bangsa, bekerja dengan disiplin tinggi, mematuhi peraturan yang berlaku, serta memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Jaga nama baik Pasaman dan Indonesia. Tunjukkan etos kerja yang baik, patuhi aturan yang berlaku, dan manfaatkan kesempatan ini untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya. (***)

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini