Sistem "Ijab Kabul": Dokter di Cianjur Terima Bayar Berobat Pakai Beras, Kue, hingga Botol Plastik Bekas

×

Sistem "Ijab Kabul": Dokter di Cianjur Terima Bayar Berobat Pakai Beras, Kue, hingga Botol Plastik Bekas

Bagikan berita
dr. Yusuf Nugraha, pendiri Klinik Harapan Sehat Cianjur, saat memeriksa pasien. (Foto: Ist)
dr. Yusuf Nugraha, pendiri Klinik Harapan Sehat Cianjur, saat memeriksa pasien. (Foto: Ist)

idkabar.com, Cianjur - Seorang dokter di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr. Yusuf Nugraha, menerapkan sistem pembayaran yang sangat unik dan penuh kemanusiaan bagi pasien di Klinik Harapan Sehat.

Melalui konsep yang diberi nama sistem "ijab kabul", siapa pun yang mengalami keterbatasan ekonomi tetap berhak mendapatkan layanan kesehatan dengan cara membayar sesuai kemampuan masing-masing.

Bentuk pembayaran yang diterima pun sangat beragam dan tidak terbatas pada uang tunai saja.

Pasien dapat menyerahkan hasil panen seperti beras, sayuran, buah-buahan, makanan buatan sendiri seperti kue kering, barang-barang layak pakai, hingga botol plastik bekas yang masih memiliki nilai guna.

Kebijakan ini telah dijalankan selama bertahun-tahun demi memastikan tidak ada warga yang menunda atau tidak berobat hanya karena kendala biaya.

Menurut dr. Yusuf, hak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak adalah milik setiap orang, terlepas dari seberapa besar kemampuan ekonominya.

Konsep "ijab kabul" di sini bermakna kesepakatan tulus antara pihak klinik dan pasien: berapapun yang diberikan pasien sebagai bentuk balas jasa sudah cukup diterima, tanpa membebani lebih jauh.

Pendapatan dari pasien yang mampu kemudian dimanfaatkan sebagai subsidi silang.

Dana tersebut digunakan untuk menutupi biaya operasional klinik, membeli obat, serta menanggung pelayanan bagi pasien yang kurang mampu atau bahkan tidak memiliki uang sama sekali.

Langkah ini menjadi bukti nyata bagaimana layanan kesehatan bisa lebih inklusif dan merangkul seluruh lapisan masyarakat.

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini