Tanah Datar, - Capaian pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Tanah Datar pada Triwulan II 2026 menunjukkan ketimpangan.
Sebagian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mampu melampaui target, namun sebagian lainnya masih jauh dari sasaran.
Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Tanah Datar meminta seluruh OPD pengampu Program Unggulan dan Program Strategis untuk memperkuat inovasi, memanfaatkan peluang program pemerintah pusat, serta mempermudah masuknya investasi ke daerah.
Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly saat memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Program Unggulan dan Program Strategis Daerah di Aula Eksekutif, Rabu (2/9/2026).
Rakor turut dihadiri Kepala Bappeda Litbang Tanah Datar Adriyanti Rustam serta jajaran Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Tanah Datar.
Kepala Bappeda Litbang Tanah Datar Adriyanti Rustam menyampaikan, realisasi target masing-masing OPD pada Triwulan II 2026 menunjukkan capaian yang beragam."Pencapaian dan pelaksanaan dari OPD pengampu Program Unggulan dan Program Strategis pada Triwulan II beragam, ada yang melebihi target dan ada yang masih jauh dari target atau rendah," ujar Adriyanti.
Ketimpangan tersebut tidak terlepas dari sejumlah kendala: keterbatasan anggaran, regulasi, perencanaan, administrasi, serta belum optimalnya koordinasi lintas OPD dan Pemerintahan Nagari.
Ahmad Fadly menyoroti dampak efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat yang turut mengganggu pelaksanaan 10 Program Unggulan dan 7 Program Strategis Kabupaten Tanah Datar.
Meski demikian, ia menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk berhenti bergerak.
Editor : Editor