idkabar.com - Pernahkah Anda terbangun secara tiba-tiba dengan rasa kaget, seolah-olah sedang jatuh?
Sensasi tersentak saat mulai terlelap itu dikenal sebagai hypnic jerk kondisi ketika tubuh mengalami kedutan atau kejang secara mendadak saat transisi dari keadaan sadar menuju tidur.
Sentakan ini terjadi sangat cepat, tidak beraturan, dan dapat melibatkan seluruh tubuh atau sebagian anggota gerak. Tak jarang disertai sensasi mendengar suara letusan kecil atau melihat kilatan cahaya singkat.
Meski terasa mengagetkan, hypnic jerk umumnya tidak menyebabkan gangguan fisik permanen.
Namun jika terjadi terlalu sering, kondisi ini dapat menurunkan kualitas tidur, memicu kelelahan, hingga memengaruhi aktivitas harian dan menimbulkan stres.
Apa saja pemicunya? Hypnic jerk kerap dipicu oleh kebiasaan sehari-hari seperti melakukan aktivitas fisik berat menjelang tidur, kondisi stres atau gelisah, serta konsumsi kafein, nikotin, maupun alkohol.Selain itu, hypnic jerk juga dapat menjadi sinyal adanya kondisi medis tertentu, antara lain infeksi, gangguan fungsi ginjal atau hati, keracunan, efek samping obat, gangguan metabolisme, penyakit autoimun, cedera kepala atau tulang belakang, sindrom kaki gelisah, hingga gangguan sistem saraf.
Kabar baiknya, hypnic jerk tidak selalu menandakan penyakit serius.
Banyak orang yang sehat pun pernah mengalaminya, dan jika hanya sesekali terjadi, kondisi ini biasanya akan membaik sendiri tanpa penanganan khusus.
Anda dapat mengurangi risiko terjadinya hypnic jerk dengan langkah sederhana: kurangi minuman berkafein menjelang malam, kelola stres dan kegelisahan, serta hindari aktivitas berat mendekati waktu tidur.
Editor : Editor