Padang - PT Semen Padang melanjutkan komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya secara berkelanjutan. Kali ini, fokus dialihkan pada peningkatan kapasitas produksi Kelompok UMKM Seribu Keripik di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Bantuan senilai Rp30 juta disalurkan kepada 20 pelaku usaha rumah tangga yang bergerak di bidang makanan ringan. Program ini merupakan kelanjutan dari program tahun 2024 yang saat itu difokuskan pada pelatihan desain dan kemasan produk. Penyerahan bantuan berlangsung di Sekretariat UMKM Seribu Keripik, Senin (27/10/2025) lalu.
Terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
“Program ini adalah wujud komitmen kami. Kami berharap UMKM Seribu Keripik menjadi program unggulan di Batu Gadang dan berkembang lebih besar,” ujar Win Bernardino lewat keterangan tertulis, Jumat (31/10/2025).
Ia menambahkan, inisiatif ini juga sejalan dengan program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam mendorong pemerataan pembangunan ekonomi dan penguatan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.
Ketua Forum Nagari Batu Gadang, Dirmansyah, menjelaskan bahwa bantuan tahun ini diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, setelah tahun sebelumnya sukses menggelar pelatihan kemasan.“Tahun ini kami dorong agar produksi meningkat tanpa mengabaikan kualitas. Bantuan yang diberikan berupa bahan baku seperti minyak, gula, tepung, beras, bawang, talas, telur, serta peralatan sepertimixerdanblender, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha,” jelasnya.
Dirmansyah berharap, dengan naiknya produksi dan penjualan yang lancar, pendapatan keluarga para pelaku UMKM dapat ikut bertambah.
Camat Lubuk Kilangan, Nurul Widya Siska, mengapresiasi langkah konsisten PT Semen Padang. Menurutnya, strategi pendampingan tersebut sudah sangat tepat.
“Tahun lalu ibu-ibu sudah dilatih terkait kemasan, dan itu penting, karena sering kali produk kita kalah di kemasan, padahal dari segi rasa tidak kalah dengan daerah lain,” ujarnya.
Editor : Redaksi-1