Pasaman, - Kabupaten Pasaman mencatat prestasi gemilang dalam pelaksanaan transformasi digital sektor keuangan daerah.
Berdasarkan hasil evaluasi Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) tahun 2025, Pasaman tercatat sebagai daerah dengan peningkatan tertinggi di Provinsi Sumatera Barat.
Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa digitalisasi mampu mendorong pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
Tingkat IETPD Pasaman melonjak dari 85,1 persen pada tahun 2024 menjadi 96 persen di tahun 2025, atau meningkat sebesar 10,7 persen.
Capaian tersebut menempatkan Pasaman tetap dalam kategori “Digital” dan menjadi salah satu daerah dengan akselerasi tercepat di tingkat provinsi.
Keberhasilan ini turut berkontribusi menjaga posisi Sumatera Barat di peringkat ke-8 nasional pada ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2025.Secara individu, posisi Pasaman juga melesat tajam dari peringkat 47 menjadi 21 secara nasional.
Peningkatan ini sejalan dengan kemajuan daerah lain di Sumbar, seperti Kota Payakumbuh yang menempati peringkat pertama nasional serta Kabupaten Sijunjung yang naik dari posisi 73 ke 23.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Sudarta, menyampaikan apresiasi atas langkah maju yang ditempuh Pemkab Pasaman.
Menurutnya, transformasi ke sistem pembayaran digital memberikan dampak nyata bagi kinerja keuangan daerah.
Editor : Editor