Muharlion: Pasokan Aman, Kuota Subsidi Harus Ditambah dan Sistem Dievaluasi

×

Muharlion: Pasokan Aman, Kuota Subsidi Harus Ditambah dan Sistem Dievaluasi

Bagikan berita
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion ungkap pasokan BBM murni dari Pertamina, tidak ada minyak ilegal. (Foto: Ist)
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion ungkap pasokan BBM murni dari Pertamina, tidak ada minyak ilegal. (Foto: Ist)

Padang, - Warga Kota Padang kembali merasa resah dengan munculnya antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Menanggapi keluhan yang kian memuncak, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion langsung menggelar rapat khusus bersama Komisi II DPRD Kota Padang.

Pada Rabu, (14/10/2026), Muharlion memaparkan sejumlah temuan penting sekaligus langkah solutif yang akan diambil untuk mengurai kemacetan antrean BBM yang mengganggu aktivitas harian warga.

Muharlion menyoroti bahwa laporan awal investigasi terkait dugaan pelanggaran distribusi belum sepenuhnya diungkap secara transparan kepada publik.

Meski demikian, instansi berwenang memberikan jaminan penuh bahwa seluruh pasokan BBM yang masuk ke SPBU di Kota Padang murni berasal dari Pertamina.

Isu beredarnya minyak ilegal maupun pasokan dari luar Pertamina, termasuk kabar soal minyak dari Palembang, ditegaskan tidak benar.

Kendati pasokan diklaim aman dan terkontrol, realitas di lapangan menunjukkan antrean berjam-jam masih terjadi.

Para sopir truk dan angkutan umum terpaksa mengantre sejak dini hari demi memperoleh jatah bahan bakar agar tetap bisa beroperasi.

Menyikapi hal ini, DPRD Kota Padang mendesak agar penambahan kuota subsidi BBM sebesar 8 hingga 15 persen dapat dioptimalkan sepenuhnya.

PT Pertamina Patra Niaga bersama pengelola SPBU diminta segera mengevaluasi dan membenahi sistem antrean agar tidak melumpuhkan arus lalu lintas.

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini