Selaras dengan pembahasan buku tersebut, usai meninjau Perpustakaan Umum Daerah Kota Payakumbuh, rombongan langsung bertolak menuju kawasan perbukitan di pedalaman Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan utama rombongan adalah mengunjungi Museum Nasional PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) yang terletak di Aia Angek, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh.
Perjalanan napak tilas sejarah ini turut didampingi langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, bersama pustakawan Ipil Susanti, serta jajaran terkait lainnya.
Kunjungan ke Gunuang Omeh ini menjadi penegasan pentingnya integrasi antara perpustakaan, kearsipan, dan museum dalam merawat sejarah. Kawasan Gunuang Omeh memiliki nilai historis yang sangat tinggi dalam perjalanan bangsa karena pernah menjadi basis pertahanan sekaligus pusat pemerintahan darurat saat agresi militer Belanda melumpuhkan ibu kota Yogyakarta.
Melalui kunjungan ini, Perpusnas berkomitmen untuk terus mendorong perpustakaan daerah agar tidak sekadar menjadi tempat meminjam buku. Perpustakaan harus bertransformasi menjadi pusat inkubasi pengetahuan, pendukung utama riset sejarah lokal, dan ruang pemberdayaan masyarakat berbasis inklusi sosial. Editor : Redaksi-1