“Setiap nilai uang negara yang dikelola di nagari harus memiliki jejak pertanggungjawaban yang jelas. Jangan sampai ada kelalaian dalam pencatatan atau penyalahgunaan wewenang yang berujung pada persoalan hukum. Saya minta seluruh perangkat nagari bekerja dengan hati-hati, patuh pada aturan, dan menjauhi segala bentuk kesalahan yang bisa merugikan masyarakat, nagari itu sendiri, maupun masa depan kalian pribadi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Welly menjelaskan bahwa pengelolaan administrasi keuangan yang tertib dan rapi bukan hanya sekadar pemenuhan prosedur, tetapi juga menjadi kunci kelancaran pembangunan di tingkat nagari.
Lebih dari itu, hal ini menjadi fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah nagari.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pasaman, Teddy Marta, menyampaikan bahwa bimtek ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan teknis aparatur dalam mengelola anggaran publik, sekaligus memperkuat penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas di setiap lini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh perangkat nagari memiliki pemahaman yang sama dan sejalan mengenai cara mengelola keuangan berbasis aplikasi. Transparansi dan akuntabilitas saat ini bukan lagi menjadi pilihan, melainkan kewajiban mutlak yang harus diterapkan dalam setiap tahapan penganggaran hingga pelaporan akhir,” ungkap Teddy.
Kegiatan ini memiliki nilai tambah yang sangat penting dengan menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman, Hendi Arifin, sebagai narasumber utama.
Kehadiran Kepala Kejaksaan Negeri dinilai sangat strategis untuk memberikan wawasan mendalam mengenai aspek hukum dalam pengelolaan dana nagari, sehingga aparatur pemerintah dapat memahami, mengantisipasi, dan menghindari berbagai potensi pelanggaran hukum yang mungkin terjadi.Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap, melalui kegiatan ini, kualitas pengelolaan keuangan nagari akan semakin meningkat dan membaik.
Hal ini sejalan dengan tuntutan zaman yang menuntut penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, terbuka, dan berbasis teknologi informasi.
Selain itu, Bimtek Siskeudes ini menjadi langkah strategis untuk menjamin agar seluruh dana yang dialokasikan ke nagari benar-benar dimanfaatkan secara tepat sasaran bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.
Editor : Editor