Selain itu, koperasi didorong beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Stigma koperasi yang lambat dan kuno harus ditinggalkan; koperasi masa kini wajib memanfaatkan digitalisasi, sistem pembayaran modern, kecerdasan buatan, analisis data, dan platform daring untuk memperluas pasar dan meningkatkan pelayanan.
“Sudah saatnya kita beralih ke koperasi digital yang tangguh dan adaptif,” tegasnya saat membacakan amanat menteri.
Di akhir sambutan, Vasko mengajak pengurus memperkuat tata kelola, memperluas kolaborasi, serta melibatkan lebih banyak generasi muda.
“Masa depan koperasi ada di tangan generasi yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi. Mari berkarya bersama lewat koperasi,” tutupnya.Upacara ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, jajaran Dekopinwil dan Dekopinda, serta para pelaku koperasi se-Sumatera Barat. ***
Editor : Editor