FIM Resmi Batalkan Sanksi Diskualifikasi Leopard Racing dan Adrin Fernndez

×

FIM Resmi Batalkan Sanksi Diskualifikasi Leopard Racing dan Adrin Fernndez

Bagikan berita
Pengadilan Banding FIM batalkan sanksi diskualifikasi Leopard Racing & Adrin Fernndez. (Foto: Ist)
Pengadilan Banding FIM batalkan sanksi diskualifikasi Leopard Racing & Adrin Fernndez. (Foto: Ist)

idkabar.com, - Keputusan mengejutkan datang dari FIM International Court of Appeal yang secara resmi membatalkan sanksi diskualifikasi yang dijatuhkan kepada tim Leopard Racing serta pembalap mereka, Adrián Fernández.

Putusan ini membalikkan vonis yang sempat dikeluarkan pada 5 Juni 2026, yang menuduh adanya ketidaksesuaian teknis pada dua mesin yang digunakan tim tersebut selama enam seri awal musim Moto3 2026.

Kasus ini bermula saat pihak FIM menarik dua unit mesin bertipe A810 dan A811 karena diduga terjadi manipulasi pada segel teknis komponen tersebut.

Namun, tim kuasa hukum Leopard Racing yang diperkuat oleh pengacara internasional, termasuk dua ahli hukum asal Italia, berhasil membuktikan adanya anomali prosedural yang serius dalam penanganan barang bukti.

Salah satu argumen kunci yang diterima pengadilan adalah fakta bahwa kedua mesin tersebut telah melewati berbagai pemeriksaan teknis di park fermé sepanjang musim tanpa ditemukan pelanggaran.

Selain itu, muncul keraguan signifikan mengenai rantai pengawasan atau chain of custody terhadap mesin setelah diserahkan kembali oleh tim, yang membuka kemungkinan adanya intervensi pihak luar sebelum pemeriksaan mendalam dilakukan.

Keputusan ini dinilai bersejarah karena untuk pertama kalinya, FIM melalui pengadilan bandingnya sendiri menganulir keputusan yang sebelumnya dikeluarkan oleh Steward Panel dan Appeal Commission.

Seluruh poin, hasil balapan, serta posisi podium yang sempat dicabut dari Adrián Fernández kini harus dipulihkan sepenuhnya.

Sebagai konsekuensi hukum dari putusan tersebut, FIM diwajibkan mereformasi protokol pengendalian teknis mesin guna menjamin transparansi dan keamanan data di masa depan.

Meski putusan ini bersifat final di ranah keolahragaan, federasi secara teoritis masih memiliki peluang mengajukan banding ke pengadilan sipil di Kanton Vaud, Swiss, dalam kurun waktu satu bulan ke depan langkah yang dipandang sangat kecil kemungkinannya untuk diambil. (***)

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini