Rumah Singgah Sahabat Donizar, Tempat Berteduh Warga Pasaman dan Pasaman Barat di Padang

×

Rumah Singgah Sahabat Donizar, Tempat Berteduh Warga Pasaman dan Pasaman Barat di Padang

Bagikan berita
Rumah Singgah Sahabat Donizar sejak 2018 layani warga Pasaman dan Pasaman Barat di Kota Padang. (Foto: Ist)
Rumah Singgah Sahabat Donizar sejak 2018 layani warga Pasaman dan Pasaman Barat di Kota Padang. (Foto: Ist)

Gagasan lahir dari pengamatan langsung: tidak semua warga daerah memiliki tempat menginap saat datang ke Padang, terlebih mereka yang harus menghemat biaya.

"Paling sekitar 3.000 kunjungan. Dari yang sekadar istirahat, ganti pakaian sampai mereka yang butuh menginap, kita layani di rumah ini," ujar Donizar. Angka itu tercatat hingga 2023, dan pelayanan terus diperluas.

Warga yang berobat, mendampingi keluarga sakit, mendaftar kuliah, hingga mengikuti seleksi TNI-Polri dapat memanfaatkannya tanpa syarat ketat.

Enam Kamar, Sejuta Arti

Pengurus rumah singgah, Robbi, menjelaskan fasilitas memiliki enam kamar tidur, ruang tamu, ruang pertemuan, kamar mandi, dapur lengkap dengan beras, telur, kopi, teh, gula, serta akses Wi-Fi.

Kelengkapan ini memungkinkan penghuni memasak sendiri, beristirahat, dan tetap terhubung tanpa biaya tambahan.

Bagi keluarga pasien, penghematan kecil ini sangat berarti agar biaya pengobatan tetap menjadi prioritas.

Pada Juni 2026, rombongan Perguruan Silat Benteng Murni dari Lubuk Sikaping juga memanfaatkan rumah singgah saat mengikuti kejuaraan di UNP.

"Kami bisa lebih fokus mengikuti pertandingan," ucap perwakilan rombongan.

Kemanusiaan Melampaui Sekat Politik

Pada Januari 2026, muncul pemberitaan terkait rumah singgah lain di Padang yang sempat dikaitkan dengan Donizar.

Ia menegaskan tempat tersebut bukan miliknya. Soal akses pelayanan, Donizar menyatakan: "Tidak mungkin orang sakit kami suruh pergi atau tidak kami izinkan menginap hanya karena tidak punya kartu atau tidak memilih saya saat pileg."

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini