Menakar Nahkoda Baru KNPI Pasaman, "Mati Suri atau sat set sat set"

Foto Willian Abib
×

Menakar Nahkoda Baru KNPI Pasaman, "Mati Suri atau sat set sat set"

Bagikan opini

Jika benar dipercaya memimpin KNPI, sebagian kalangan meyakini organisasi tersebut tidak lagi sekadar berjalan, tetapi bisa berlari lebih cepat.

Nama terakhir adalaj Zulkarnain Wisar, seorang aktivis muda yang juga sarat akan pengalaman.

Zulkarnain Wisar, putra asli Kecamatan Duo Koto. Sosok yang akrab disapa Zul itu bukan nama baru di kalangan aktivis muda Pasaman.

Sejak masih berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Provinsi Jambi, ia dikenal aktif menyuarakan berbagai isu kepemudaan dan kemasyarakatan. Ia kerap memimpi aksi-aksi kemahasiswaan.

Di kalangan politik maupun organisasi kepemudaan, Zul dikenal luas. Bahkan tidak sedikit yang menyebutnya sebagai "tukang konsep" karena kerap berada di balik penyusunan berbagai strategi dan gagasan.

Perannya pada dinamika politik lokal juga sempat menjadi perbincangan. Namun terlepas dari itu, kiprah Zul di tengah masyarakat lebih banyak dikenal melalui aktivitas sosial dan perjuangannya mengawal aspirasi warga, khususnya di wilayah Duo Koto.

Di kampung halamannya, Zul aktif mendorong pembangunan dan terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan. Modal itu membuat namanya kimi memiliki basis dukungan yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun ini bukal Pileg, Pilkada, ataupun Pilwana,. Hahahahahaha. Yang jelas Zul punya kekuatan tersendiri, teruji pada pemilihan Ketua KNPI sebelumnya Zul hanya kalah tipis.

Nah, jika salah satu dari ketiganya kelak dipercaya memimpin KNPI Pasaman banyak pihak berharap organisasi tersebut bisa bergerak lebih lincah, lebih hidup, atau meminjam istilah anak muda sekarang, "sat set sat set."

Karena yang dibutuhkan KNPI Pasaman sesungguhnya bukan hanya sekedar mencari figur populer semata.

Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu menghidupkan kembali KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan, tempat lahirnya gagasan, terbangunnya kolaborasi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Bagikan

Opini lainnya
Terkini