Pada pukul 18.48 WIB, Komandan Kansar Mentawai berhasil menjalin komunikasi dengan nakhoda kapal yang mengalami gangguan mesin itu.
Dari hasil komunikasi diketahui bahwa kapal telah ditarik oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar perairan Siberut Utara. Kapal yang ditarik tersebut saat ini tengah dalam perjalanan menuju Dermaga Hibala.
Operasi SAR, kata Rudy, masih berlangsung hingga seluruh penumpang benar-benar dalam kondisi aman dan kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
“Kami telah menurunkan unsur gabungan dari Unit Siaga SAR Siberut dan Kansar Mentawai untuk memastikan seluruh korban dalam keadaan selamat dan segera dievakuasi,” ujarnya.
Kantor SAR Mentawai juga mengimbau seluruh pengguna jasa pelayaran agar selalu memperhatikan kondisi kapal sebelum berangkat, memastikan peralatan keselamatan berfungsi dengan baik, serta memantau prakiraan cuaca secara berkala."Kesadaran terhadap keselamatan menjadi hal penting mengingat perairan Mentawai dikenal memiliki arus kuat dan gelombang yang dinamis," imbuhnya.
Untuk situasi darurat di laut, masyarakat diimbau segera menghubungi layanan siaga Basarnas melalui nomor 115 atau mengakses informasi resmi melalui lamanmentawai.basarnas.go.idserta akun media sosial resmi @basarnasmentawai.
Editor : Redaksi-1