Ahmad Bakhri dari GMNI Pasaman membacakan naskah Ikrar Pemuda Indonesia 1928, sementara Laras, mahasiswa Institut Teknologi Khatulistiwa, membacakan teks UUD 1945.
Suasana semakin berkesan dengan lantunan paduan suara pelajar yang membawakan lagu perjuangan, seolah menegaskan semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu” yang menjadi tema nasional tahun ini.Baca juga: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026
“Momentum Sumpah Pemuda harus menjadi bahan bakar untuk kebangkitan Pasaman. Saatnya pemuda memimpin gerakan perubahan menuju daerah yang maju dan berdaya saing,” tutup Welly Suhery. (Dodo)
Editor : Redaksi-1