Koperasi Desa Merah Putih Disosialisasikan di Pasaman, Wabup Tekankan Kemandirian Pangan Rakyat

×

Koperasi Desa Merah Putih Disosialisasikan di Pasaman, Wabup Tekankan Kemandirian Pangan Rakyat

Bagikan berita
Koperasi Desa Merah Putih Disosialisasikan di Pasaman, Wabup Tekankan Kemandirian Pangan Rakyat
Koperasi Desa Merah Putih Disosialisasikan di Pasaman, Wabup Tekankan Kemandirian Pangan Rakyat

Richie menambahkan, kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara Pemerintah Daerah, Bulog, Perbankan, dan KDMP, sekaligus mendukung program unggulan Bupati Pasaman, yakni “BeLi Barehku” (Bela dan Beli Bareh Equator).

Melalui program tersebut, beras hasil panen petani Pasaman dengan merek Bareh Equator akan dibeli oleh Bulog, kemudian disalurkan ke masyarakat melalui mitra KDMP yang tergabung dalam Rumah Pangan Kita (RPK).
Skema ini turut melibatkan pendanaan awal dari perbankan agar proses distribusi dan pembiayaan berjalan sesuai regulasi.

Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Bulog Cabang Bukittinggi, Romy Victarose, menyampaikan bahwa hingga saat ini Bulog telah menyerap 1.500 ton beras dari petani lokal di Pasaman.

“Kami terus berupaya agar bantuan pangan berikutnya juga menggunakan beras produksi Pasaman. Ini menjadi bentuk dukungan bagi petani lokal sekaligus memperkuat ekonomi daerah,” ujar Romy.

Romy juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pasaman yang terus mendorong kerja sama produktif antara Bulog dan KDMP sebagai mitra distribusi pangan yang efisien dan transparan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Pasaman, Yudesri, menegaskan bahwa pelaksanaan KDMP sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, yakni mewujudkan kemandirian pangan nasional.
Menurutnya, program KDMP akan memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.

Yudesri juga menekankan pentingnya penyediaan lahan khusus untuk pengembangan KDMP serta memperkuat kolaborasi antara Bulog, KDMP, OPD, dan kelompok tani dalam penyediaan bahan pangan dan kebutuhan pokok lain seperti gas serta pupuk.

Lebih lanjut, Yudesri mengungkapkan bahwa hasil tindak lanjut pertemuan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menunjukkan adanya komitmen Bulog untuk membangun gudang baru di Kabupaten Pasaman pada tahun 2026.

Saat ini, Gudang Bulog Mangguang telah menyerap sekitar 1.500 ton beras Pasaman. Dengan adanya tambahan gudang baru nanti, daya serap beras lokal diperkirakan meningkat hingga 3.000 ton per bulan.

“Pembangunan gudang ini akan menampung hasil panen padi dan jagung petani Pasaman, sehingga memberikan dampak ekonomi luas dan membuka lapangan kerja baru di daerah,” ujar Yudesri. (Dodo)

Editor : Redaksi-1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini