Padang - Bursa kerja "Padang Job Fair 2025" yang menawarkan 1.377 lowongan pekerjaan dari 50 perusahaan ternama akan segera digelar. Namun, menjelang pelaksanaan tatap muka, jumlah pencari kerja yang mendaftar secara daring (online) dinilai masih jauh dari harapan.
Hingga Senin (10/11/2025) sore, pendaftar melalui aplikasi "Padang Mobile" tercatat masih minim.
"Hingga Senin sore ini, pencari kerja yang mendaftar lewat aplikasi 'Padang Mobile' baru sekitar 161 orang," ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang, Ferri Erviyan Rinaldy, saat rapat persiapan terakhir di Balai Kota Padang.
Data terperinci dari Dinas Kominfo, selaku penyedia aplikasi, mencatat jumlah pendaftar spesifik sebanyak 151 orang hingga Senin sore. Dari jumlah tersebut, pelamar didominasi perempuan sebanyak 87 orang dan laki-laki 74 orang.
Berdasarkan tingkat pendidikan, pelamar terbanyak berasal dari jenjang S-1/D-IV/Profesi sebanyak 120 orang. Diikuti lulusan D-III (24 orang), SLTA sederajat (14 orang), dan S-2 (3 orang).
Ferri menjelaskan, "Padang Job Fair 2025" digelar secara hibrida (hybrid), yakni daring dan tatap muka. Pendaftaran daring sengaja dibuka lebih awal melalui aplikasi "Padang Mobile" untuk memudahkan proses dan menghindari kerumunan saat pelaksanaan tatap muka."Kita buka pendaftaran secara daring untuk menghindari kerumunan saat dilakukan tatap muka nanti," jelas Ferri.
Sementara itu, pelaksanaan secara tatap muka akan dilangsungkan pada 12-13 November 2025 di Gedung Youth Center, Padang.
Rendahnya angka pendaftar daring ini menjadi sorotan, mengingat tingginya jumlah lowongan yang tersedia dari 50 perusahaan partisipan.
"Angka ini masih jauh dari harapan, padahal kita sangat berkeinginan untuk menekan angka pengangguran," tambah Ferri.
Editor : Redaksi-1