Bupati Welly Suhery Kukuhkan 62 Guru Tahfiz di Pasaman, Perkuat Pendidikan Karakter Al-Qur'an

×

Bupati Welly Suhery Kukuhkan 62 Guru Tahfiz di Pasaman, Perkuat Pendidikan Karakter Al-Qur'an

Bagikan berita
Bupati Pasaman Welly Suhery saat mengukuhkan 62 Guru Tahfiz terpilih di Aula Kantor Bupati Pasaman, Selasa (14/7/2026). (Foto: Ist)
Bupati Pasaman Welly Suhery saat mengukuhkan 62 Guru Tahfiz terpilih di Aula Kantor Bupati Pasaman, Selasa (14/7/2026). (Foto: Ist)

idkabar.com, Pasaman - Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat pembangunan karakter generasi muda melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Al-Qur'an.

Komitmen nyata ini diwujudkan melalui pengukuhan 62 Guru Tahfiz Kabupaten Pasaman Tahun 2026, dalam kegiatan bertema "Melalui Program Tahfiz Kita Wujudkan Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan".

Acara berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman, Selasa (14/7/2026).

Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, didampingi Wakil Bupati Parulian Dalimunthe.

Turut hadir Sekretaris Daerah, Asisten I, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari, para camat, wali nagari se-Kabupaten Pasaman, serta para guru tahfiz yang telah dinyatakan lulus seleksi ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan Guru Tahfiz merupakan tonggak penting pembangunan sumber daya manusia di daerah ini.

Program ini tidak hanya mencetak generasi unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.

"Hari ini merupakan momentum bersejarah bagi dunia pendidikan di Kabupaten Pasaman. Pengukuhan Guru Tahfiz bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah nyata dalam membangun generasi yang bertakwa, cerdas, dan berakhlak mulia," ujarnya.

Menurut Muslim, pendidikan berkualitas harus mampu menyeimbangkan kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).

Oleh karena itu, Guru Tahfiz memiliki peran strategis sebagai pembina karakter sekaligus benteng moral bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi.

Editor : Editor
Bagikan

Berita Terkait
Terkini