“Selama di pemondokan, anak-anak tetap berlatih dan mengulang hafalan dipandu langsung oleh pelatih. Setiap subuh juga diadakan salat berjamaah dan tausiah sebagai penguatan spiritual sebelum tampil,” ungkap Abrar.
(*)Baca juga: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026
Editor : Redaksi-1