Santri harus hadir sebagai pelaku sejarah baru menjadi pembawa nilai-nilai IsIam yang rahmatal lil’alamin dalam membangun peradaban dunia yang damai adil dan berkeadaban.
Kepada seluruh santri di tanah air jadilah santri yang berilmu berakhlak dan berdaya, rawatlah tradisi pesantren tetapi peluklah inovasi zaman. “Bawalah semangat pesantren ke ruang publik di dunia kerja, tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi bukan sekedar penonton,” harapnya.
Martin Kustati mengatakan dalam amanat Menteri Agama pada Peringatan Hari Santri dapat diambil bahwa UIN IB Padang harus menjadikan Hari Santri sebagai momentum sekaligus sebagai refleksi diri.
Kemudian, UIN IB Padang mempunyai peran penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu keagaaman tetapi juga teknologi, sains dan bahasa dunia.
“Selamat Hari Santri 2025, semoga semangat Hari Santri menguatkan tekad kita untuk mengawal Indonesia yang merdeka menuju peradaban dunia yang damai dan berkeadaban serta cita-cita islam rahmatal lil’alamin,” harap Martin.(*)
Editor : Redaksi-1