DPRD: Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan
Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, Erismiarti, menyebut peningkatan kasus HIV/AIDS ini sebagai “peringatan sosial bagi seluruh elemen masyarakat.”
“Kita tidak bisa menutup mata. Ini bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga menyangkut masa depan generasi muda. Pemerintah, DPRD, tokoh agama, adat, dan dunia pendidikan harus bergerak bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya nilai adat dan agama sebagai tameng sosial.
“Nilai-nilai itu bisa menjadi benteng moral bila dijalankan dengan benar. Kita tegas terhadap perilaku berisiko seperti LGBT atau seks bebas, tapi tanpa menstigma para penderita. Mereka tetap warga yang berhak atas perlindungan dan layanan kesehatan,” kata Erismiarti.
Langkah Nyata Diperlukan
Tren peningkatan kasus HIV/AIDS di Padang menjadi peringatan keras bahwa ancaman sesungguhnya kini berada di sekitar masyarakat — diam, tapi mematikan.Dinas Kesehatan, akademisi, DPRD, dan tokoh masyarakat sepakat: penanganan HIV/AIDS harus melibatkan semua sektor.
Tanpa perubahan perilaku, edukasi berkelanjutan, dan pengawasan sosial yang kuat, angka penderita bisa terus melonjak — dan pada akhirnya, generasi muda Kota Padang akan menjadi korban berikutnya.
Editor : Redaksi-1