Menurutnya, soliditas menjadi kunci utama untuk mengangkat derajat olahraga Pasaman.
"Kita semua adalah satu keluarga besar olahraga Pasaman. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pengurus cabor untuk bahu-membahu, bekerja sama, dan membangun prestasi. Mari kita besarkan setiap cabor yang ada demi kemajuan olahraga di Ranah Saiyo ini," ujar Ade Uda dengan penuh semangat.
Tak hanya itu, ia juga menunjuk Ahdi Susanto dan Edi Warman sebagai bagian dari tim formatur.
Tugas mereka adalah menyusun struktur kepengurusan yang solid dan komprehensif hingga tingkat pengurus harian.
Struktur kepengurusan yang akan datang diharapkan dapat merangkul semua potensi yang ada untuk program kerja yang lebih terarah.
Melihat ke depan, kepemimpinan Ade Uda di KONI Pasaman dihadapkan pada sejumlah tantangan dan peluang.Untuk itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang tidak hanya fokus pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga pada pengembangan infrastruktur dan manajemen organisasi yang profesional.
Penting untuk dicatat, beberapa program prioritas kemungkinan akan menjadi fokus utama, di antaranya:
- Pembinaan Atlet Usia Dini: Identifikasi dan pembinaan sejak dini untuk mencetak atlet berprestasi jangka panjang.
- Peningkatan Kualitas Pelatih: Melakukan pelatihan dan sertifikasi untuk para pelatih di berbagai cabor.
- Pencarian Dana Hibah dan Sponsorship: Aktif menjalin kerja sama dengan pemerintah dan swasta untuk mendukung finansial kegiatan olahraga.
- Pengembangan Infrastruktur: Memastikan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai dan berkualitas.
Sebagai hasilnya, dengan sinergi yang kuat dan manajemen yang baik, prestasi olahraga Pasaman diharapkan dapat melesat, membawa nama harum daerah di berbagai ajang kompetisi. (***)
Editor : Redaksi-1