Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mendukung indikator pembangunan daerah, sekaligus menunjang Program Strategis Nasional yang selaras dengan rencana strategis dinas.
"Tujuan utama program ini membantu masyarakat miskin dan rentan miskin agar memiliki rumah yang memenuhi standar kelayakan, sekaligus mengurangi kawasan permukiman kumuh dan menekan angka kemiskinan," kata Hasrizal saat jumpa pers di Dinas Kominfo Pasaman, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan sasaran program diprioritaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, penerima yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 4, serta masyarakat yang memiliki semangat swadaya.
Bagi banyak penerima manfaat, bantuan tersebut menghadirkan harapan baru setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.
"Selama puluhan tahun kami tinggal dalam ketakutan kalau rumah roboh. Sekarang kami merasa diperhatikan," ujar salah seorang warga penerima bantuan.Meski dihadapkan pada efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Pasaman menegaskan tetap memprioritaskan program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Program Rumah Layak Huni diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pasaman Bangkit melalui pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara langsung. (*)
Editor : Redaksi-1