idkabar.com - Pelaku penganiayaan terhadap Nenek Saudah (67), warga Lubuk Aro, Nagari Padang Matinggi, Kecamatan Rao Selatan, berhasil ditangkap Polres Pasaman sehingga mendapat apresiasi langsung dari Bupati Pasaman Welly Suhery.
Usai penangkapan tersebut, Bupati Welly Suhery mendatangi Markas Kepolisian Resor Pasaman pada Selasa (6/1/2025) untuk bertemu Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi kepada jajaran Polres Pasaman atas keberhasilan mengungkap kasus yang menjadi perhatian masyarakat.
"Saya mewakili pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih serta apresiasi sebesar-besarnya atas gerak cepat jajaran Polres Pasaman karena penangkapan ini membuktikan keseriusan aparat dalam menegakkan hukum dan memberikan rasa keadilan bagi korban serta keluarganya," ujar Welly Suhery.
Bupati menegaskan proses hukum terhadap pelaku harus berjalan secara transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia berharap kasus tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tindak kekerasan, khususnya terhadap kelompok lanjut usia, tidak kembali terjadi."Saya ingin memastikan proses hukum terus berjalan secara profesional dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi sehingga kepedulian terhadap sesama, terutama para lansia, semakin kuat," ungkapnya.
Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat menyambut baik kunjungan Bupati yang dinilai sebagai wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pasaman dan Polri dalam menjaga penegakan hukum.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan apresiasi Bapak Bupati karena hal ini menjadi penyemangat bagi kami dalam menjalankan tugas," katanya.
Kapolres memastikan penyidik akan menuntaskan penanganan perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku serta terus mendalami seluruh fakta dalam proses penyidikan.
Editor : Redaksi-1