idkabar.com - Bupati Pasaman Welly Suhery menyoroti rendahnya kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman saat memimpin coffee morning bersama seluruh camat dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balerong Anak Nagari, Senin (9/2/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasaman Parulian dan Sekretaris Daerah Pasaman Yudesri untuk membahas peningkatan disiplin aparatur sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bupati mengungkapkan masih ditemukan ASN yang datang terlambat bahkan tidak masuk kerja pada jam dinas sehingga dinilai dapat mengganggu kinerja pemerintahan.
"ASN jangan hanya sekadar datang lalu absen karena mereka harus bekerja dengan sepenuh hati untuk pemerintahan dan masyarakat, sementara fakta di lapangan masih ada yang sering terlambat dan tidak masuk kerja," tegas Welly Suhery.
Ia menginstruksikan seluruh kepala OPD agar memperketat pengawasan terhadap kedisiplinan pegawai mulai dari tingkat pimpinan hingga unit pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Dari puskesmas hingga ke polindes, pantau kehadiran karena kedisiplinan itu penting dan harus dimulai dari pimpinan," ujarnya.Wakil Bupati Pasaman Parulian menegaskan semangat Pasaman Bangkit harus diwujudkan melalui perubahan nyata dalam etos kerja ASN.
"Pasaman Bangkit artinya ASN juga harus bangkit, bekerja dengan serius, dan menunjukkan perubahan nyata dalam kinerja," katanya.
Parulian meminta seluruh camat dan kepala OPD aktif membina bawahannya agar disiplin menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pasaman Yudesri mengungkapkan hasil evaluasi internal masih menemukan ASN yang tidak hadir bekerja tanpa alasan yang jelas.
Editor : Redaksi-1