Sejarah peradaban Islam mencatat banyak tokoh besar yang membangun kemajuan melalui dunia usaha.
Pelaku usaha tidak hanya membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi, tetapi juga berperan meningkatkan kesejahteraan melalui zakat, infak, dan sedekah.
Saat ini, angka rasio kewirausahaan di Indonesia masih berada di kisaran satu digit.
Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Sumatera Barat untuk melahirkan lebih banyak pengusaha muda di masa depan.
Nilai-nilai ekonomi syariah yang menjunjung keadilan, keterbukaan, tanggung jawab, dan keberlanjutan sangat sejalan dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau, yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Karena itu, pemahaman keuangan syariah tidak hanya berdampak pada kesejahteraan ekonomi, tetapi juga membentuk karakter pemuda yang sesuai jati diri daerah.
Gubernur pun mengingatkan agar generasi muda senantiasa menjaga integritas, menyelaraskan pikiran, perkataan, dan perbuatan.Hal ini penting agar mereka menjadi pribadi yang dipercaya dan mampu memberi sumbangsih nyata bagi daerah serta bangsa.
Sementara itu, Direktur Utama BeraniKarya.id, Reza Firmansyah HSB, menjelaskan bahwa lembaganya adalah wadah kepemudaan yang berfokus memperkuat ekosistem ekonomi syariah agar kaum muda dapat berkarya dan bermanfaat bagi masyarakat.
Reza menyebutkan ada tiga program utama yang dijalankan: penyebaran pemahaman ekonomi syariah, peningkatan keterampilan melalui pelatihan, serta pemberdayaan berkelanjutan yang dilaksanakan bersama berbagai lembaga dan komunitas.
Editor : Editor