Mahyeldi pun memuji komitmen TVRI yang menjangkau siaran hingga ke desa dan nagari, termasuk rencana penayangan Piala Dunia U-17 di masa mendatang.
Berkat jangkauan luas tersebut, masyarakat dapat menikmati tontonan berkualitas sekaligus mengikuti perkembangan sepak bola dunia.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan nobar juga memberikan dampak nyata bagi warga.
Pada kegiatan kali ini, pemerintah sengaja menghadirkan pelaku UMKM untuk memanfaatkan kerumunan penonton guna memasarkan produk mereka.
“Ke depannya, jika kegiatan ini bertepatan dengan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, kawasan Kantor Gubernur yang didukung sejumlah titik videotron bisa menjadi pusat pertemuan warga. Hal ini akan membuka peluang jauh lebih besar bagi UMKM untuk meningkatkan angka penjualan,” tambahnya.
Semakin banyak warga yang hadir dan berpartisipasi, semakin besar pula perputaran uang yang terjadi di tengah masyarakat.Oleh sebab itu, nonton bareng Piala Dunia diharapkan menjadi sarana untuk menghidupkan ruang publik, menggerakkan ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkokoh persatuan.
Langkah ini juga sejalan dengan semangat pemerintah pusat yang menjadikan ajang Piala Dunia sebagai momen hiburan yang membawa manfaat sosial dan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Gubernur berharap penayangan bersama dapat terus digelar baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di seluruh Sumatera Barat agar manfaatnya dirasakan secara luas. (***)
Editor : Editor