MAGELANG, - Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengikuti retret nasional di Akademi Militer (Akmil) Magelang dalam program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026. Kegiatan ini langsung menjadi sorotan karena melibatkan 557 ketua DPRD se-Indonesia dan difokuskan pada penguatan kepemimpinan daerah.
Langkah ini dinilai strategis. Selain itu, Muhidi menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kinerja DPRD, khususnya dalam fungsi pengawasan, penganggaran, dan pembentukan regulasi daerah.
“Kami siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, baik secara fisik maupun mental. Dengan pembekalan ini, kami optimistis bisa meningkatkan kinerja DPRD ke depan,” ujar Muhidi.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta tidak hanya menerima materi kepemimpinan strategis. Namun demikian, mereka juga menjalani latihan kedisiplinan dengan pendekatan militer.
Di sisi lain, materi wawasan kebangsaan menjadi fokus utama. Hal ini bertujuan agar pimpinan DPRD mampu memahami arah pembangunan nasional sekaligus menerapkannya di daerah.
Program ini juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah. Dengan demikian, pembangunan di daerah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan selaras dengan agenda nasional.Retret nasional ini dibuka langsung oleh Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan nasional melalui peningkatan kapasitas pimpinan daerah.
Selain itu, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Lemhannas RI serta berbagai asosiasi DPRD di seluruh Indonesia.
Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan bahwa retret ini bertujuan membentuk pemimpin legislatif yang berkarakter kuat dan berintegritas.
Menurutnya, DPRD memiliki peran penting dalam sistem pemerintahan, terutama dalam penganggaran, regulasi, dan pengawasan. Oleh sebab itu, kapasitas kepemimpinan harus terus diperkuat.
Editor : Redaksi-1