Muhidi menilai, pembekalan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas kinerja DPRD Sumatera Barat. Bahkan, ia menargetkan pengawasan terhadap program pemerintah daerah bisa berjalan lebih optimal.
Lebih jauh, ia berharap hasil retret ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dengan kata lain, penguatan kapasitas pimpinan harus berujung pada kebijakan yang lebih efektif.
Retret KPPD 2026 tidak sekadar pelatihan biasa. Sebaliknya, program ini dirancang untuk membentuk pimpinan DPRD yang memiliki perspektif kebangsaan kuat, integritas tinggi, serta kemampuan strategis dalam menghadapi tantangan daerah.
Akhirnya, melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pemimpin legislatif yang mampu menjembatani kepentingan pusat dan daerah, sekaligus mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan. *** Editor : Redaksi-1