Idkabar.com - Pembangunan dinding penahan tanah (DPT) dan saluran drainase keliling di TPA Sungai Jariang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memasuki tahap krusial menjelang proses pengecoran konstruksi utama.
Sejumlah pekerja saat ini melakukan pengukuran dan pengecekan besi tulangan sebagai persiapan sebelum pengecoran dilaksanakan.
Tahap tersebut menjadi penentu kualitas dan kekuatan bangunan yang akan berfungsi menjaga kestabilan lereng di kawasan TPA Sungai Jariang.
Mandor lapangan, Pak Ijun, mengatakan pekerjaan DPT sebenarnya ditargetkan selesai pada Juli 2026.
"Target penyelesaian pembangunan dinding penahan tanah pada Juli ini, namun proses pekerjaan sempat terkendala akibat hujan yang terus terjadi," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, proses pengecoran tidak dapat dilakukan secara terburu-buru karena harus memperhatikan kondisi cuaca dan standar teknis konstruksi.Kondisi tersebut membuat pelaksana proyek lebih berhati-hati agar kualitas bangunan tetap terjaga dalam jangka panjang.
"Kami mengutamakan kekuatan fisik bangunan sehingga pengecoran harus dilakukan pada kondisi yang tepat agar hasilnya sesuai standar," katanya.
Dinding penahan tanah yang dibangun nantinya berfungsi memperkuat lereng sekaligus mengurangi potensi longsor di area sekitar TPA.
Sementara itu, drainase keliling diharapkan mampu mengendalikan aliran air hujan sehingga tidak mengganggu operasional tempat pembuangan akhir tersebut.
Editor : Redaksi-1